Dalam situasi konflik yang sedang berlangsung di Gaza, pejabat China mengungkapkan keprihatinan tentang meningkatnya kekerasan pemukim di Tepi Barat yang diduduki. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan pada bulan September tahun lalu bahwa Israel harus "menghentikan kegiatan pemukiman ilegal di Tepi Barat".
Namun, meskipun Beijing menyerukan pengendalian, beberapa perusahaan China tetap beroperasi mendukung proyek pemukiman tersebut. Salah satu contoh yang mencolok adalah Adama Agricultural Solutions, sebuah perusahaan yang dulunya milik Israel dan kini sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan negara China, China National Chemical Corporation (ChemChina). Di tengah perang Gaza, Adama menggerakkan para pekerjanya untuk "mendukung petani yang mengalami kekurangan pekerja, termasuk petani di selatan, di sekitar wilayah Gaza, dan di pemukiman utara", menurut laporan dari Jerusalem Post.
Seorang perwakilan dari Adama mengatakan: "Para petani di negara ini, dan petani di pemukiman sekitar Gaza khususnya, adalah pelopor zaman kita dan pekerjaan mereka yang berkelanjutan diperlukan untuk menjaga keamanan negara".
Meski China mengklaim sebagai pihak yang netral atau simpatik dalam konflik, kepemilikan Adama menghubungkannya langsung dengan kerusakan yang dialami oleh kehidupan masyarakat Palestina.
Sementara itu, para diplomat China terus mendesak Israel untuk menghentikan perluasan pemukiman. Mantan duta besar Zhang Jun mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pada akhir 2023: "Kami mendesak Israel untuk mengurangi kekerasan pemukim yang semakin meningkat di Tepi Barat, agar tidak menciptakan titik panas yang menyebar konflik". Penggantinya, Fu Cong, juga menyampaikan pesan serupa, mendesak Israel untuk "menghentikan kegiatan pemukiman ilegal di Tepi Barat".
Namun, bagaimana dengan keterlibatan China sendiri dalam kegiatan-kegiatan ini? Badan hak asasi manusia PBB secara teratur melaporkan tentang bisnis yang terlibat dalam kegiatan terkait pemukiman, tetapi perusahaan-perusahaan China terus melanjutkan kolaborasi tersebut. Ini menunjukkan adanya kontradiksi antara apa yang dikatakan oleh pejabat China dan tindakan perusahaan-perusahaan mereka di lapangan.
China Tepi Barat pemukim Gaza Adama Kekerasan