Selama beberapa hari terakhir, Angkatan Udara Israel telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap berbagai target di Gaza. Kini, pasukan darat juga dikerahkan di utara dan selatan wilayah tersebut, seperti yang disampaikan oleh pihak militer Israel. Menurut pemerintah yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanjahu, tujuan dari serangan ini adalah untuk mengalahkan organisasi Hamas yang menguasai Gaza.
Beberapa hari yang lalu, Netanjahu mengungkapkan bahwa serangan baru ini bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap Hamas. Menurut laporan dari pihak Palestina, serangan-serangan ini telah menyebabkan banyak korban jiwa. Sejak malam Minggu, setidaknya 110 orang dilaporkan tewas, dengan jumlah yang lebih banyak mengalami luka-luka. Hal ini menunjukkan betapa parahnya dampak dari serangan yang terjadi di wilayah tersebut.
Salah satu target terbaru dari serangan ini adalah Mohammed al-Sinwar, yang merupakan saudara dari pemimpin Hamas yang dibunuh tahun lalu. Menurut berita yang beredar, Menteri Pertahanan Israel, Benny Katz, percaya bahwa al-Sinwar mungkin telah tewas dalam salah satu serangan tersebut.
Situasi ini semakin menegangkan, dan banyak orang di Gaza yang merasa terancam oleh serangan yang terus berlanjut. Masyarakat internasional pun memperhatikan dengan seksama perkembangan ini, mengingat dampak yang besar terhadap kehidupan warga sipil di kawasan tersebut.
Israel Gaza serangan Hamas korban