PM Israel Janji Kontrol Penuh Jalur Gaza di Akhir Perang
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan bahwa seluruh Jalur Gaza akan berada di bawah kendali keamanan Israel pada akhir perang yang sedang berlangsung. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap pemerintah Israel.
Netanyahu juga menyatakan bahwa Israel terbuka untuk pembicaraan mengenai gencatan senjata sementara dan kesepakatan untuk pembebasan sandera. Hal ini dilakukan setelah banyak pakar global memperingatkan bahwa bencana kelaparan bisa segera terjadi di wilayah tersebut.
Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan bahwa pergerakan pasokan bantuan sudah dimulai, tetapi hingga saat ini belum ada distribusi bantuan yang dilakukan. Militer Israel menginformasikan bahwa truk-truk yang membawa tepung, makanan bayi, dan peralatan medis telah berhasil dikirimkan ke Gaza.
Pada hari yang sama, Menteri Pembangunan Inggris, Jenny Chapman, menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai "senjata perang" saat melakukan kunjungan ke Tepi Barat.
Situasi di Gaza semakin kritis dan menjadi perhatian dunia, dengan banyak negara menyerukan agar segera ada tindakan kemanusiaan untuk membantu warga sipil yang terjebak dalam konflik.
Netanyahu mengingatkan bahwa keamanan Israel adalah prioritas utama, tetapi ia juga menunjukkan kesediaan untuk mencari solusi damai yang dapat mengurangi penderitaan warga sipil di Gaza.
Banyak pihak berharap agar pembicaraan gencatan senjata dapat segera dilakukan demi mencegah semakin banyaknya korban jiwa dan menjaga keamanan di wilayah tersebut.
Sumber: BBC News
Foto: Getty Images
Netanyahu Gaza Israel gencatan senjata bantuan