Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Guru Sains di Prancis Disuspensi karena Menghormati Korban Perang Gaza

Seorang guru sains di Prancis telah disuspensi sejak akhir Maret 2025 setelah mengadakan hening cipta selama satu menit untuk menghormati korban perang di Gaza. Menurut laporan dari Le Parisien, guru fisika dan kimia tersebut berasal dari Sekolah Menengah Janot Curie yang terletak di Sens, Yonne. Ia disuspensi pada tanggal 31 Maret 2025.

Hening cipta tersebut dilakukan lima hari sebelumnya, di akhir kelasnya, untuk mengenang korban perang. Saat itu, pasukan Israel telah melanggar gencatan senjata yang berlaku di Gaza, yang mengakibatkan lebih dari 700 warga Palestina kehilangan nyawa.

Otoritas pendidikan Dijon menjelaskan bahwa menghormati netralitas adalah kewajiban bagi pegawai negeri, dan pelanggaran terhadap kewajiban ini dapat mengakibatkan proses disipliner. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa hening cipta itu diorganisir oleh guru, namun tiga serikat pekerja pendidikan menyatakan bahwa sebenarnya yang meminta hening cipta adalah siswa-siswa berusia antara 15 hingga 16 tahun.

"Dia (guru) merasa terharu... dan guru tersebut setuju untuk melakukan momen penghormatan ini di akhir kelas dengan siswa yang ingin melakukannya," ungkap serikat pekerja dalam pernyataan bersama.

Serikat pekerja tersebut menuntut agar guru ini segera dipulihkan kembali jabatannya, semua tuduhan dicabut, dan martabatnya dikembalikan secara resmi di mata sekolah, staf, dan orang tua. Mereka menjuluki langkah ini sebagai 'gila' dan menyebut bahwa penghormatan tersebut "tidak sama sekali melanggar kewajiban netralitas".

Mereka juga mengutip Menteri Pendidikan Elisabeth Borne, yang pada bulan Februari mengakui peran guru dalam menghadapi penderitaan korban konflik Israel-Palestina dan memberikan penghormatan kepada mereka, mirip dengan tindakan dukungan terhadap Ukraina.

Saat ini, guru tersebut sedang menghadapi proses disipliner yang dapat berujung pada peringatan resmi atau teguran. Ia juga tidak tahu berapa lama masa suspensinya akan berlangsung.

library_books Middleeasteye