Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Latma Elang Indopura XXIII/25 Resmi Ditutup, TNI AU dan RSAF Perkuat Kerja Sama

Latihan Bersama (Latma) Elang Indopura XXIII/25 antara TNI Angkatan Udara dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) resmi ditutup melalui upacara militer yang berlangsung di Lanud Roesmin Nurjadin pada Jumat, 23 Mei 2025. Upacara tersebut dipimpin oleh Pangkoopsud I Marsma TNI Muzafar, S.Sos., M.M., bersama Commander Air Combat Command RSAF Brigjen Lim Kok Hong.

Penutupan latihan ini ditandai dengan simbolisasi pelepasan patch Elang Indopura, yang menandakan berakhirnya kegiatan latihan bilateral yang telah berlangsung sejak awal bulan Mei. Pangkoopsud I dalam sambutannya menekankan bahwa Latma Elang Indopura bukan hanya sekadar latihan teknis, tetapi juga merupakan sarana untuk mempererat pemahaman taktis, membangun kepercayaan, serta memperkuat hubungan persahabatan antara kedua angkatan udara.

“Latihan ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun dengan kepercayaan dapat menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi dinamika kawasan,” ungkap Pangkoopsud I.

Sementara itu, Brigjen Lim mengungkapkan rasa terima kasihnya atas komitmen dan profesionalisme TNI AU selama latihan berlangsung. Ia menilai Elang Indopura sebagai pilar penting dalam memperkuat interoperabilitas dan mempererat hubungan antar prajurit, serta menjaga stabilitas regional melalui pendekatan kolaboratif yang terstruktur dan berkelanjutan.

Sebagai simbol komitmen jangka panjang, kedua pemimpin tersebut menanam pohon bersama di halaman VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin. Penanaman pohon ini melambangkan harapan akan tumbuhnya hubungan bilateral yang kuat dan saling menguntungkan dalam bidang pertahanan udara antara Indonesia dan Singapura.

Latihan ini juga merupakan implementasi nyata dari semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis) yang terus digelorakan oleh Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. Melalui sinergi bilateral ini, TNI AU tidak hanya menunjukkan kesiapan tempur, tetapi juga kemampuan dalam menjalin diplomasi pertahanan yang elegan, profesional, dan berdampak strategis bagi kawasan.

Dengan tema "TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati", latihan ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan antara kedua negara di masa mendatang.

library_books Militer Udara