Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,05% menjadi 7.184,70 pada sesi pertama perdagangan hari Selasa, 27 Mei 2025. Meskipun IHSG melemah, beberapa sektor masih menunjukkan kinerja yang baik, terutama sektor energi yang naik 0,87%.
Dari sektor energi, saham BRPT mengalami kenaikan hingga 6,97%, sementara ADRO juga meningkat 5,25%. Sektor infrastruktur juga mencatatkan pertumbuhan, dengan kenaikan 0,80% dan saham BREN naik 1,53%. Sektor barang baku mengalami kenaikan 0,61% dengan saham TPIA naik 0,77%.
Namun, tidak semua sektor mengalami pertumbuhan. Sektor transportasi dan logistik tercatat turun 0,91%, dengan saham GIAA turun signifikan hingga 6,68%. Selain itu, sektor keuangan juga mengalami penurunan 0,47%, dengan saham BBCA menjadi salah satu penyebab utama pelemahan IHSG, turun 1,82%, yang berkontribusi terhadap koreksi 11,92 indeks poin.
Saham BMRI dan BBRI juga menjadi pemberat kinerja IHSG dengan masing-masing mengalami koreksi kurang dari 5 indeks poin. Dengan kondisi ini, banyak yang bertanya-tanya mengenai arah IHSG yang kembali melemah setelah sempat menembus level 7.200-an.
Dari sisi global, bursa ekuitas Eropa mencatatkan kinerja positif pada hari Senin, memulihkan kerugian dari sesi sebelumnya. Pasar merasa lega setelah Presiden AS, Donald Trump, menunda ancamannya untuk mengenakan tarif 50% terhadap Uni Eropa, yang memberikan harapan bagi investor.
Dengan situasi yang ada, banyak yang penasaran mengenai rekomendasi saham BBCA yang mengalami koreksi dalam dan menjadi salah satu pemberat utama IHSG. Pembahasan mengenai hal ini akan disampaikan dalam program IDX 2nd session closing yang akan ditayangkan secara langsung pada sore ini pukul 15:30 WIB di IDX Channel. Anda dapat menyaksikannya melalui berbagai saluran seperti MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME dan lainnya, serta streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APP Store.
IHSG saham energi pasar ekonomi