Seorang mantan dokter bedah bernama Joel Le Scouarnec telah dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun setelah mengakui telah melakukan penyalahgunaan seksual terhadap ratusan pasien, yang sebagian besar adalah anak-anak, antara tahun 1989 hingga 2014.
Pengakuan ini terjadi setelah pihak berwenang menemukan buku harian yang mencatat tindakan penyalahgunaan tersebut. Dalam persidangan, Hakim Burési menyatakan bahwa pengadilan juga mempertimbangkan bahwa Le Scouarnec secara khusus mencari korban yang sedang sakit, rentan, dan dalam keadaan sedasi.
Sebelumnya, pada tahun 2020, Le Scouarnec sudah dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena melakukan pemerkosaan dan penyerangan seksual terhadap empat anak, termasuk dua keponakannya.
Kasus ini mengguncang masyarakat Prancis dan menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak-anak serta tindakan tegas terhadap pelanggaran seksual. Banyak orang tua dan masyarakat berharap agar kasus seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.
Hukuman yang dijatuhkan kepada Le Scouarnec diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap tindakan penyalahgunaan, terutama di lingkungan yang seharusnya aman bagi anak-anak.
dokter bedah penjara penyalahgunaan anak-anak hukuman