Madiun, 2 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) resmi meluncurkan aplikasi baru bernama "SENOPATI". Acara peluncuran ini berlangsung di Pendopo Muda Graha dan dihadiri oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto.
Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menjelaskan bahwa aplikasi SENOPATI merupakan langkah nyata dalam memberikan pelayanan berbasis digital kepada masyarakat. "Dengan berkembangnya teknologi, kami ingin memastikan bahwa semua sektor, khususnya pelayanan publik, dapat bertransformasi dan beradaptasi dengan cara yang lebih modern dan efisien," ungkapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya digitalisasi di era sekarang. "Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi sebuah kebutuhan. Kami harus siap dengan infrastruktur yang baik, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta bekerja sama dengan berbagai sektor untuk mewujudkannya," tambahnya.
Aplikasi SENOPATI sejalan dengan visi Kabupaten Madiun Bersahaja, yang memiliki enam misi, salah satunya adalah memaksimalkan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi.
Bupati menekankan, pelayanan administrasi kependudukan sangat penting. "Ini bukan hanya pelayanan dasar, tetapi merupakan fondasi dari semua pelayanan lainnya. Jika kami siap dalam pelayanan administrasi kependudukan, maka kualitas pelayanan publik lainnya juga akan meningkat," katanya.
Pada tahun 2024, Disdukcapil berhasil meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK), menjadikannya sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) pertama di Kabupaten Madiun yang mendapatkan penghargaan tersebut. Disdukcapil juga telah meluncurkan inovasi lain, seperti mobil pelayanan keliling bernama Leladi Sesami, yang beroperasi setiap hari tanpa mengenal hari libur.
Dengan adanya aplikasi SENOPATI, diharapkan masyarakat Kabupaten Madiun dapat lebih mudah dalam mengakses berbagai layanan kependudukan. Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pelayanan publik di Kabupaten Madiun.
Kabupaten Madiun aplikasi SENOPATI pelayanan publik