Amnesty Internasional mengeluarkan pernyataan yang mengecam tindakan Angkatan Laut Israel yang mencegat kapal bantuan menuju Gaza, bernama Madleen. Dalam pernyataannya, organisasi hak asasi manusia ini menyebut tindakan tersebut sebagai tindakan ilegal.
Amnesty mengatakan, "Dengan cara memaksa mencegat dan memblokir Madleen, Israel sekali lagi mengabaikan kewajiban hukumnya terhadap warga sipil di Jalur Gaza yang diduduki." Pernyataan ini dipublikasikan melalui akun media sosial mereka.
Kapal Madleen berisi aktivis dan pembela hak asasi manusia yang tidak bersenjata, yang sedang dalam misi kemanusiaan. Amnesty menyerukan agar para anggota kru kapal tersebut dibebaskan segera dan tanpa syarat.
Menurut Amnesty, sebagai kekuatan pendudukan, Israel seharusnya memastikan bahwa warga Gaza mendapatkan akses terhadap makanan, obat-obatan, dan pasokan lainnya. Namun, mereka menuduh Israel "secara konsisten dan sengaja menghalangi pemberian bantuan kemanusiaan yang tidak memihak kepada warga sipil yang sangat membutuhkan."
Kapal Madleen telah muncul sebagai simbol kekuatan solidaritas dengan rakyat Palestina di Gaza. Namun, Amnesty juga menekankan bahwa misi ini adalah kritik terhadap kegagalan komunitas internasional dalam menghentikan blokade yang tidak manusiawi oleh Israel.
Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan dan perhatian dari masyarakat internasional terhadap situasi yang dihadapi oleh warga Gaza.
Amnesty Internasional kapal Madleen bantuan Gaza Israel hak asasi manusia