Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Trump Desak Iran Buat Kesepakatan Nuklir

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mendesak Iran untuk segera membuat kesepakatan terkait program nuklirnya. Dalam sebuah pesan di media sosialnya, Trump memperingatkan bahwa jika Iran tidak segera bertindak, serangan yang akan datang bisa menjadi "lebih brutal".

"Saya katakan kepada mereka bahwa hal itu akan jauh lebih buruk daripada yang mereka ketahui, atau yang mereka duga. Amerika Serikat memiliki peralatan militer terbaik dan paling mematikan di seluruh dunia, dan Israel memiliki banyak di antaranya," ujar Trump.

Trump juga menekankan bahwa Iran harus segera membuat kesepakatan sebelum semuanya terlambat, dengan harapan agar Iran dapat menyelamatkan apa yang dulunya dikenal sebagai Kekaisaran Iran. "Tidak ada lagi kematian, tidak ada lagi kehancuran, lakukanlah sebelum terlambat. Tuhan memberkati kalian semua!"

Serangan ini terjadi setelah Israel meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada dini hari hari Jumat. Israel mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan karena Iran telah mulai membangun hulu ledak nuklir. Namun, Iran membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa mereka tidak berniat untuk memperoleh senjata nuklir.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa serangan ini bertujuan untuk "mengurangi ancaman Iran terhadap keberlangsungan Israel", dan menambahkan bahwa operasi ini akan memakan waktu "beberapa hari".

Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan lebih dari 100 drone ke arah Israel. Militer Yordania juga melaporkan bahwa mereka berhasil mencegat misil dan drone yang memasuki wilayah udara mereka, sementara sirene berbunyi di kerajaan tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Yordania, mereka menyatakan bahwa mencegat drone tersebut dilakukan karena khawatir drone yang diluncurkan Iran dapat mendarat di wilayah mereka.

Situasi di kawasan tersebut semakin tegang, dengan ancaman yang terus meningkat dari kedua belah pihak. Para pemimpin dunia terus memantau situasi ini dengan cermat.

library_books Middleeasteye