Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dome Panas Melanda 200 Juta Orang di AS

Sebuah fenomena cuaca yang dikenal sebagai dome panas diperkirakan akan melanda sekitar 200 juta orang di seluruh bagian Timur Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini memicu kekhawatiran tentang meningkatnya risiko penyakit terkait kesehatan akibat suhu yang sangat tinggi.

Sistem tekanan tinggi ini pertama kali menyerang daerah Central Plains dan Midwest, sebelum bergerak ke wilayah Mid-Atlantic dan Northeast. Diperkirakan, suhu dan kelembapan tertinggi akan terjadi dari Carolinas hingga Boston, dengan beberapa kota kemungkinan akan memecahkan rekor suhu tertinggi.

Dome panas adalah area tekanan tinggi yang menjebak udara panas di bawahnya. Bryan Jackson, seorang meteorolog di National Weather Service di College Park, Maryland, menjelaskan bahwa udara hangat dapat terakumulasi hingga ketinggian 30.000 hingga 40.000 kaki. Seiring dengan berkembangnya sistem tekanan tinggi, ia akan mengalihkan angin jet-stream yang seharusnya bisa menurunkan suhu di permukaan.

Fenomena dome panas dapat memperparah kelembapan yang sudah ada selama musim panas. Dalam pola cuaca minggu ini, rotasi searah jarum jam dari sistem ini mengumpulkan kelembapan tropis yang menguap dari Gulf of Mexico dan Samudera Pasifik timur, sehingga menjaga tingkat kelembapan di udara tetap tinggi. Selain itu, hujan deras yang terjadi baru-baru ini di wilayah Ohio Valley, Mid-Atlantic, dan Appalachian selatan telah membuat tanah menjadi lebih basah dan meningkatkan kelembapan, kata Jackson.

Dome panas dapat bertahan dalam posisi yang sama selama berhari-hari sampai kondisi berubah dan sistem tekanan tinggi itu bergerak. Para peramal cuaca memperkirakan bahwa pola cuaca ini akan mereda pada hari Kamis.

library_books Wsj