Di sebuah estate luas di Pantai Matakana, Selandia Baru, terdapat berbagai fasilitas mewah untuk para tamu yang berlibur. Fasilitas ini termasuk kolam renang infinity, spa yang hangat, ruang penyimpanan anggur yang rahasia, dan lapangan tenis. Namun, ada satu hal yang membuat tempat ini semakin unik: adanya layanan konseling di lokasi.
Bluestone Families, perusahaan yang mengelola retret di estate ini, percaya bahwa liburan bisa menjadi momen penting untuk membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak. Di era digital seperti sekarang, di mana perangkat elektronik seringkali mengalihkan perhatian setiap saat, para pendiri Bluestone merasa bahwa membesarkan anak-anak menjadi semakin sulit, bahkan bagi keluarga-keluarga terkaya sekalipun.
Untuk sekitar 80.000 dolar AS (belum termasuk tiket pesawat), keluarga dapat menikmati semua keuntungan dari liburan yang jauh, mulai dari makanan yang lezat hingga kegiatan outdoor yang penuh petualangan, ditambah dengan kehadiran seorang terapis profesional.
"Karena kami sering pergi berlibur dan mengunjungi banyak tempat yang menakjubkan, saya sangat khawatir anak-anak saya akan menjadi manja dan terlalu terprivilegikan," kata Jack Avery, 37 tahun. Meskipun retret mereka berada di lokasi yang mewah dan indah, selama mengikuti kegiatan seperti memanah dan berlayar, para orang tua juga bekerja untuk mengatasi frustrasi yang dialami anak-anak mereka. Semua anggota keluarga mulai menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel mereka dan memulai ritual baru untuk berbagi "hal-hal positif dan negatif" yang mereka alami dalam sehari saat makan malam.
Retret ini tidak hanya menawarkan pengalaman liburan yang luar biasa, tetapi juga kesempatan bagi keluarga untuk memperkuat hubungan mereka di tengah kesibukan kehidupan modern.
retret keluarga terapi liburan mewah Selandia Baru