Batu, 1 Juli 2025 – Wali Kota Batu, Nurochman, menyatakan antusiasmenya terkait kerjasama dalam pengembangan sektor pertanian bersama Shimonoseki City University dari Jepang. Dalam pernyataannya, Nurochman menekankan bahwa mayoritas masyarakat Kota Batu bergantung pada sektor pertanian, sehingga penting untuk memastikan bahwa sektor ini tidak terpinggirkan oleh pariwisata.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Wali Kota Batu menerima kunjungan dari Tim Ahli Shimonoseki City University di Ruang Kerja Wali Kota, Balai Kota Among Tani. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, dan Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subiyanto.
Mr. Shinji Okazaki, Ketua Tim Perwakilan dari Shimonoseki City University, menyatakan dukungannya untuk pengembangan pertanian di Kota Batu. Ia menilai Kota Batu memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertanian di dataran tinggi Asia Tenggara. Dalam kunjungan ini, Okazaki juga menyampaikan keinginan untuk berbagi teknologi pertanian Jepang, termasuk teknologi smart farming dan manajemen rantai pasok.
Kedua pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti kerjasama ini dengan penyusunan rencana aksi yang konkret. Rencana tersebut akan mencakup pelatihan untuk petani, pertukaran teknologi, dan pengembangan pasar ekspor untuk produk pertanian.
“Kami berharap kerjasama ini dapat mengantarkan pertanian Kota Batu menjadi yang terdepan di ASEAN bahkan dunia,” tutup Wali Kota Batu.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan sektor pertanian di Kota Batu akan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Wali Kota Batu kerjasama pertanian Jepang Shimonoseki City University