Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Petik Laut: Tradisi Syukur dan Pelestarian Laut di Masalembu

Petik laut, yang juga dikenal dengan nama rokat tase', adalah sebuah tradisi unik yang dimiliki oleh masyarakat pesisir di Kepulauan Masalembu. Tradisi ini mirip dengan sedekah bumi, namun dilaksanakan di tengah laut. Kegiatan ini merupakan bentuk syukur para nelayan kepada Tuhan atas hasil laut yang telah mereka terima. Selain itu, tradisi ini juga menjadi doa agar laut tetap memberikan rezeki dan berlimpah di masa depan.

Rokat tase’ biasanya dilaksanakan pada bulan Juli, saat ombak mulai tenang. Ini menandakan bahwa musim ikan akan segera tiba, sehingga nelayan berharap dapat menangkap ikan dengan lebih mudah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dalam menjaga kelestarian laut.

Dalam pelaksanaan rokat tase’, masyarakat melakukan ritual melarung sesaji dan berdoa bersama. Melarung sesaji berarti melepaskan persembahan ke laut sebagai tanda penghormatan. Dengan cara ini, para nelayan menunjukkan rasa hormat kepada laut yang telah memberikan mereka kehidupan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai sumber kehidupan mereka.

Rokat tase’ bukan hanya sekedar tradisi, tetapi juga menjadi simbol hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Masyarakat Masalembu percaya bahwa dengan menjaga kelestarian laut, mereka juga sedang menjaga masa depan mereka sendiri. Tradisi ini mengajarkan bahwa kita harus hidup berdampingan dengan alam dan menjaga agar sumber daya laut tidak habis.

Dengan melaksanakan rokat tase’, masyarakat Masalembu berharap dapat terus menerima berkah dari laut. Tradisi ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga lingkungan dan merawat ekosistem agar tetap seimbang. Sebagai generasi muda, kita juga perlu belajar untuk menghargai alam dan berkontribusi dalam menjaga kelestariannya.

Melalui kegiatan seperti rokat tase’, kita dapat melihat bagaimana masyarakat lokal berusaha untuk hidup selaras dengan alam, sekaligus menunjukkan rasa syukur mereka atas segala yang diberikan oleh laut. Tradisi ini patut dicontoh dan dilestarikan agar dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

library_books Walhijatim