Kediri,– Hari ini, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ, menyambut kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. Kunjungan ini berlangsung di Bandara Dhoho, Kediri, dan merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru serta PTPN I Kediri, Jawa Timur, pada Selasa, 15 Juli 2025.
Kunjungan Menteri Pertanian bertujuan untuk meninjau persiapan musim giling tebu dan melakukan koordinasi dengan industri gula BUMN. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan swasembada gula nasional dan ketahanan energi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Dr. Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa gula merupakan komoditas yang sangat penting. "Gula bukan hanya pemanis, tetapi juga bagian dari kebutuhan dasar kita," ujarnya. Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam mencapai swasembada gula, seperti fluktuasi harga, keterbatasan lahan, dan perubahan iklim. "Namun, saya yakin kita bisa mengatasi semua ini dengan kerja keras dan kolaborasi," tambahnya.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah meluncurkan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas lahan dan memastikan harga beli tebu yang menguntungkan bagi petani. "Petani adalah pahlawan pangan kita, dan kesejahteraan mereka adalah prioritas utama," ungkapnya.
Dr. Amran juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, swasta, dan para petani, untuk bersinergi dan bekerja sama. "Pabrik Gula Pesantren Baru adalah contoh nyata kolaborasi yang harus terus kita optimalkan. Dengan manajemen yang baik dan dukungan dari petani, kita bisa meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi," tutupnya.
Menteri Pertanian Kediri produksi gula petani