Para arkeolog baru saja menemukan jejak jari manusia tertua yang mungkin pernah ada, berusia 43.000 tahun, di sebuah pebbles granit di Spanyol. Penemuan ini sangat menarik karena jejak tersebut ternyata dibuat oleh seorang Neanderthal!
Pada bulan Juli 2022, para arkeolog dari Universitas Complutense di Madrid menemukan batu kecil sepanjang 20 sentimeter yang tertimbun di bawah 1,5 meter lapisan tanah di tempat perlindungan batu San Lázaro, Segovia, Spanyol. Batu ini tampaknya telah dengan sengaja dibawa dari Sungai Eresma ke lokasi gua, yang menunjukkan bahwa penempatannya bukanlah kebetulan.
Apa yang membuat penemuan ini luar biasa bukan hanya karena usianya, tetapi juga karena mengungkapkan kemampuan kognitif Neanderthal. Titik merah pada batu tersebut diletakkan secara strategis di antara tiga lekukan alami yang menciptakan pola seperti wajah—dua "mata" dan "mulut"—sementara titik jejak jari berfungsi sebagai "hidung". Analisis statistik menunjukkan bahwa hanya ada 0,31% kemungkinan bahwa penempatan ini terjadi secara kebetulan.
Para ahli forensik Spanyol menggunakan teknologi pencitraan multispektral untuk mendeteksi pola dermatoglyphic yang tersembunyi dalam titik merah tersebut, mengungkapkan pola ridge dan titik-titik minutiae yang khas dari jejak jari manusia. Analisis forensik menunjukkan bahwa jejak tersebut kemungkinan milik seorang Neanderthal dewasa laki-laki.
Penelitian ini, yang dipublikasikan dalam jurnal Archaeological and Anthropological Sciences, mengisyaratkan bahwa ini mungkin menjadi salah satu contoh awal simbolisasi wajah manusia di prasejarah.
Penemuan ini menambah bukti yang semakin berkembang bahwa Neanderthal memiliki kemampuan berpikir abstrak dan terlibat dalam perilaku simbolis, mirip dengan manusia modern. Namun, beberapa ahli tetap skeptis mengenai interpretasi simbolis ini.
Temuan ini memberikan pandangan langka ke dalam dunia kognitif kerabat kita yang telah punah, yang menghilang sekitar 40.000 tahun yang lalu setelah menghuni Eropa selama ratusan ribu tahun. Baik dilihat sebagai seni awal atau hanya sebagai tanda yang disengaja, jejak jari kuno ini memberikan bukti nyata tentang perilaku Neanderthal.
jejak jari Neanderthal Spanyol penemuan arkeologi sejarah