Kosi Pierre-Louis, seorang pemuda berusia 25 tahun, selalu berminat untuk terjun ke dunia teknologi. Ketika ia mengetahui tentang peran sebagai manajer produk, Kosi merasa, "Ini sangat menarik. Ini sesuai dengan apa yang ingin saya lakukan jika saya memasuki dunia korporat."
Di tahun ketiganya di universitas, Kosi melamar dan diterima sebagai intern manajer produk di Microsoft. Kesempatan ini sangat berharga baginya. Setelah menyelesaikan masa internship, ia mendapatkan tawaran untuk bekerja secara hybrid di Seattle pada tahun 2022.
Selama bekerja di Microsoft, Kosi terlibat dalam proyek penting bernama Security Copilot, yang merupakan salah satu inisiatif kecerdasan buatan (AI) utama perusahaan. Kosi merasa pekerjaan ini sangat menantang namun memuaskan. Namun, kebahagiaannya tidak bertahan lama.
Meski Kosi dikenal sebagai pekerja unggul, ia terkejut ketika mendengar kabar buruk dari manajernya. Dalam sebuah panggilan, manajernya mengumumkan bahwa ia harus mengakhiri perannya akibat pemangkasan karyawan yang dilakukan perusahaan secara besar-besaran.
Peristiwa ini membuat Kosi merenungkan kembali apa arti kesuksesan baginya. Meskipun menghadapi tantangan, ia berusaha untuk melihat jalur karier baru yang mungkin bisa ia ambil ke depannya.
Kosi Pierre-Louis kini tengah mencari cara untuk bangkit dari situasi sulit ini dan menemukan makna kesuksesan yang lebih dalam. Perjalanannya ini menjadi pelajaran bagi banyak orang yang juga menghadapi tantangan serupa di dunia kerja.
Kosi Pierre-Louis Microsoft intern PHK karir