Vizekanzler Jerman, Lars Klingbeil dari Partai Sosial Demokrat (SPD), menegaskan dukungannya terhadap kandidat Frauke Brosius-Gersdorf untuk posisi di Mahkamah Konstitusi Jerman. Dia meminta agar pemilihan kembali dimasukkan ke dalam agenda sidang Bundestag. Menurut Klingbeil, setelah kekhawatiran dari pihak Uni CDU/CSU mengenai tuduhan plagiat terhadap Brosius-Gersdorf berhasil diselesaikan, kini sudah saatnya untuk melanjutkan pemilihan tersebut.
Klingbeil menjelaskan, "Ini adalah masalah prinsip, apakah kita akan menyerah pada tekanan dari jaringan kanan yang telah mendiskreditkan seorang wanita yang sangat berkualitas." Pernyataan ini menunjukkan bahwa Klingbeil berdiri di pihak Brosius-Gersdorf, menyelamatkan reputasinya di tengah kontroversi.
Frauke Brosius-Gersdorf, seorang profesor hukum, telah menjadi pusat perhatian dalam perdebatan mengenai pengisian posisi hakim di Mahkamah Konstitusi, lembaga hukum tertinggi di Jerman. Awalnya, kepemimpinan Uni CDU/CSU menyetujui pencalonannya, tetapi kemudian meminta SPD untuk menarik pencalonannya. Hal ini menyebabkan agenda pemilihan hakim di Bundestag terpaksa ditunda.
Ketegangan ini menjadi tantangan yang berat bagi koalisi pemerintah yang baru dibentuk antara SPD dan CDU/CSU, yang baru mulai berfungsi sejak bulan Mei. Meskipun terdapat perselisihan di dalam koalisi mengenai pemilihan hakim, Klingbeil mengungkapkan hubungan kerjanya yang baik dengan Kanselir Jerman, Friedrich Merz dari CDU. "Saya memiliki komunikasi yang sangat dekat dan saling percaya dengan Kanselir. Kami selalu berkomunikasi," tambah Klingbeil.
Dengan adanya pernyataan dan dukungan dari Klingbeil, harapan muncul bahwa pemilihan untuk posisi di Mahkamah Konstitusi dapat dilanjutkan dan diselesaikan tanpa gangguan lebih lanjut.
Klingbeil Brosius-Gersdorf Mahkamah Konstitusi Jerman politik