Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

SpareFare: Pasar Liburan Tak Terpakai untuk Pemburu Diskon

Didirikan pada tahun 2016, SpareFare adalah sebuah pasar online yang mirip dengan eBay, menghubungkan wisatawan yang tidak dapat menggunakan perjalanan mereka dengan orang-orang yang ingin membeli perjalanan tersebut dengan harga lebih murah. Platform ini memungkinkan pengguna untuk menjual perjalanan, penerbangan, dan malam hotel yang tidak dapat dikembalikan.

SpareFare dan beberapa pesaingnya seperti Roomer, Plans Change, dan Transfer Travel memberikan kesempatan kepada orang-orang untuk membeli perjalanan dari orang lain yang tidak dapat memanfaatkan perjalanan tersebut. Setiap transaksi di platform ini akan dikenakan komisi sebesar 12%, sementara sisa uang akan diberikan kepada penjual. Untuk menghindari penipuan, SpareFare menahan dana dari penjual hingga setelah perjalanan selesai.

Bagi pembeli, diskon yang ditawarkan biasanya berkisar antara 20% hingga 30% dari harga asli. Mereka yang bersedia menunggu hingga 48 jam sebelum keberangkatan dapat menemukan penawaran yang lebih baik, karena banyak penjual yang membatalkan rencana mereka di saat-saat terakhir namun ingin mendapatkan kembali setidaknya sebagian dari biaya yang telah dikeluarkan. Pelanggan utama SpareFare adalah pensiunan dan pekerja remote yang memiliki jadwal fleksibel.

Daftar paling populer di SpareFare adalah paket liburan. Salah satu penjualan terbesar sejauh ini adalah perjalanan dua minggu ke resor Turtle Island di Fiji, yang awalnya seharga $46.000, berhasil dibeli oleh seorang manajer investasi dari California dengan harga $33.000.

Selain SpareFare, ada perusahaan lain bernama Eluxit yang fokus pada liburan mahal. Bahar Schmidt, seorang agen perjalanan yang berbasis di Los Angeles, mendirikan perusahaan ini pada tahun 2019 setelah seorang klien terpaksa membatalkan charter pribadi seharga $150.000 menuju Kepulauan Galápagos pada saat terakhir. Schmidt berpikir mengapa tidak ada cara yang mudah untuk menjual kembali perjalanan itu, dan memutuskan untuk mengisi kekosongan tersebut.

Dengan adanya SpareFare dan platform sejenis, wisatawan kini memiliki pilihan untuk tidak hanya menjual perjalanan yang tidak terpakai, tetapi juga membeli liburan dengan harga yang lebih terjangkau.

library_books Wsj