Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), @msi.sohibuliman, memulai pertemuan dengan Bapak Presiden @prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, dengan sebuah pantun yang membuat suasana menjadi lebih santai. Pantun yang dibawakan adalah:
"Riak air di telaga biru.
Jatuh pelepah dari pohon kelapa.
Walau sudah banyak teman baru.
Sekutu segajah jangan dilupa."
Pertemuan tersebut berlangsung pada siang hari dan dihadiri oleh jajaran pimpinan PKS periode 2025-2030. Selain @msi.sohibuliman, hadir juga Presiden PKS @almuzzammil.yusuf, Sekjen PKS @mas.kholid_, Bendahara Umum PKS @noerhadinoer, Ketua Fraksi PKS DPR RI @pak_kharis, serta Kepala KSP PKS @pipinsopianofficial.
Dalam pertemuan ini, mereka membahas berbagai topik penting. Salah satunya adalah penguatan demokrasi di Indonesia, yang merupakan hal krusial untuk menjaga stabilitas negara. Selain itu, mereka juga mendiskusikan pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat, agar hasilnya dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Tak kalah penting, isu Palestina juga menjadi bagian dari pembicaraan. PKS menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi yang terjadi di Palestina, dan berharap agar solusi damai dapat segera ditemukan.
Pertemuan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi antara PKS dan pemerintah untuk menjaga hubungan yang baik serta mencari jalan tengah dalam berbagai isu yang dihadapi bangsa.
Ketua Majelis Syura PKS mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas kesediaan waktunya meskipun memiliki berbagai agenda yang padat. Ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk saling mendukung demi kemajuan bangsa.
PKS Presiden Prabowo Istana Merdeka demokrasi Palestina