Mariana Beatriz Zobel de Ayala, yang kini berusia 36 tahun, adalah seorang wanita muda yang memiliki peran penting di perusahaan besar di Filipina, Ayala Corporation. Sebelumnya, Mariana bekerja sebagai analis saham di Wall Street selama lebih dari sepuluh tahun, tepatnya di JPMorgan. Saat itu, ia berusia 24 tahun dan sudah terbiasa dengan dunia keuangan internasional.
Suatu hari, ayahnya, Jaime Augusto Zobel de Ayala, yang merupakan ketua dari Ayala Corporation, menghubunginya dan menyarankan agar Mariana pulang ke Filipina. Ayahnya tidak memaksa, hanya memberi isyarat tentang peluang yang menunggu di tanah kelahirannya. Mariana merasa bahwa ini adalah panggilan hati dan memilih untuk meninggalkan pekerjaannya di New York.
Setelah memutuskan pulang, Mariana menghabiskan waktu selama 12 tahun belajar dan berkontribusi di berbagai bagian dari perusahaan keluarga yang telah berdiri selama 191 tahun itu. Kini, Mariana berhasil meraih posisi sebagai direktur pelaksana di Ayala pada bulan Maret. Tugas utamanya adalah memperbarui dan mengelola portofolio penyewaan milik perusahaan yang terdiri dari pusat perbelanjaan tua, gedung perkantoran, dan hotel.
Perusahaan Ayala sendiri berkembang dari divisi properti yang dimisahkan pada tahun 1988 dan kemudian menjadi perusahaan publik yang dikenal sebagai Ayala Land pada tahun 1991. Mariana membawa semangat baru dan inovasi dalam mengelola aset-aset tersebut, yang sebagian besar dibangun setelah pemisahan divisi properti.
Cerita Mariana ini menunjukkan bagaimana seorang wanita muda dari keluarga pengusaha besar di Filipina memilih mengikuti panggilan hati dan berkontribusi secara nyata dalam mengembangkan bisnis keluarga. Kisah ini menjadi inspirasi bahwa keberanian dan pengabdian bisa membuka jalan menuju posisi penting di perusahaan besar. Sebagai bagian dari generasi kedelapan keluarga Zobel, Mariana menunjukkan bahwa perubahan dan inovasi selalu dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan.
Untuk membaca kisah lengkapnya, kunjungi link di bio kami. (Foto: Geric Cruz untuk Forbes Asia)
Mariana Zobel Ayala Corp Wall Street Filipina pengusaha real estate