Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

U2 Dikecam Setelah Rilis Pernyataan tentang Konflik Gaza

Pada hari Minggu, band legendaris dari Irlandia, U2, merilis pernyataan panjang mengenai konflik di Gaza yang sedang berlangsung. Pernyataan ini langsung mendapatkan reaksi keras dari masyarakat di media sosial. Banyak yang menyebut pernyataan tersebut sebagai "billionaire pacifism" atau kemapanan para miliarder yang berusaha tampil damai tapi tidak peka terhadap penderitaan rakyat.

Dalam pernyataannya, keempat anggota band menyampaikan pandangan pribadi mereka tentang situasi di Gaza. Mereka membahas berbagai isu penting seperti blokade Israel terhadap Gaza, yang menyebabkan rakyat Gaza kelaparan dan kekurangan bantuan kemanusiaan, serta kemungkinan Israel akan menguasai wilayah tersebut secara militer.

Pernyataan dimulai dengan kalimat, "Kami bukan ahli dalam politik kawasan, tetapi kami ingin audiens tahu posisi masing-masing." Salah satu anggota band, Bono, menyampaikan pandangannya yang cukup kontroversial. Ia menyebut bahwa kejadian kekerasan di festival musik Nova, di mana banyak orang Israel diserang dan diculik, adalah kejahatan. Bono juga menyatakan bahwa Hamas tidak mewakili rakyat Palestina secara keseluruhan.

Namun, pernyataan Bono ini mendapatkan kritik karena dianggap mengulang kembali alasan-alasan Israel yang sering diperdebatkan, seperti klaim bahwa Hamas menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia. Bono juga menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pantas mendapatkan kecaman. Kata-kata ini dinilai terlalu umum dan tidak sensitif terhadap kondisi di lapangan.

Selain itu, pada hari yang sama, tentara Israel menewaskan beberapa wartawan dari Al Jazeera, termasuk Anas al-Sharif dan Mohammed Qreiqeh, dalam serangan drone di dekat rumah sakit Al-Shifa di Gaza City. Serangan ini juga menewaskan beberapa staf media dan wartawan lepas yang meliput di daerah tersebut.

Selain pernyataan Bono, yang paling banyak mendapatkan kecaman adalah pernyataan dari Larry Mullen Jr, drummer U2. Ia menyebut bahwa serangan Hamas pada 7 Oktober lalu sudah diperkirakan dan bahwa respons Israel adalah hal yang wajar. Banyak orang di media sosial merasa bahwa pernyataan ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap penderitaan rakyat Gaza yang sudah berlangsung lama, bahkan sebelum serangan Hamas.

Reaksi negatif ini menunjukkan bahwa banyak orang merasa bahwa pernyataan dari band terkenal ini terlalu netral dan tidak cukup empati terhadap situasi yang sangat rumit dan menyakitkan saat ini di Gaza.

library_books Middleeasteye