Pada Kamis malam, sebuah video yang memperlihatkan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengunjungi tahanan Palestina terkenal, Marwan Barghouti, beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Ben Gvir tampak memberi ancaman keras kepada Barghouti dan semua yang menentang Israel.
Barghouti, yang sudah lama berada di penjara sejak tahun 2004, tampak sangat berbeda dari sebelumnya. Dia terlihat tua dan kurus, mengenakan kaus putih, dan hampir tidak dikenali. Dalam rekaman video itu, Ben Gvir berkata, "Siapa saja yang mengganggu rakyat Israel, siapa saja yang membunuh anak-anak dan wanita kita, akan kami binasakan. Kamu tidak akan mengalahkan kami."
Barghouti merupakan tokoh penting dalam Partai Fatah dan dikenal sebagai salah satu pemimpin dalam Intifada Kedua antara tahun 2000 hingga 2005. Ia dihukum karena terlibat dalam serangkaian serangan yang menyebabkan kematian lima orang dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sebanyak lima kali ditambah 40 tahun.
Anak Barghouti, Qassem, menyatakan kekhawatiran keluarganya terhadap keselamatan ayahnya. "Kita semua merasa bahwa ancaman dari Menteri Ben Gvir menunjukkan bahwa ada bahaya nyata terhadap nyawa ayah saya, terutama setelah video ini beredar," katanya.
Qassem menambahkan bahwa ada kemungkinan besar bahwa ayahnya menjadi target pembunuhan langsung di dalam selnya. Ia menegaskan bahwa perlakuan terhadap tahanan Palestina, termasuk penyekapan dan penyiksaan, merupakan bagian dari apa yang disebutnya sebagai "genosida" yang sedang dilakukan Israel di Jalur Gaza.
Selain itu, media Israel melaporkan bahwa Ben Gvir sedang mengunjungi penjara Gannot di Tel Aviv bersama Kobi Yaakobi, kepala lembaga pemasyarakatan, untuk memantau kondisi tahanan yang dianggap sebagai teroris yang memburuk.
Barghouti selama ini dikenal sebagai tahanan yang ditempatkan dalam isolasi dan menolak membela diri di pengadilan karena tidak mengakui legitimasi pengadilan Israel.
Konflik yang berkecamuk di Timur Tengah ini terus memanas, dan tindakan tegas dari pihak Israel terhadap tahanan Palestina semakin menambah ketegangan di kawasan tersebut.
Israel Palestina Barghouti ancaman keamanan nasional tahanan politik konflik Timur Tengah