Pada Selasa, 2 September 2025, pemerintah Kabupaten Magetan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang diadakan secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Rapat ini diikuti oleh seluruh kepala daerah dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk membahas kondisi inflasi nasional serta strategi pengendaliannya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa inflasi nasional pada Agustus 2025 tercatat sebesar 2,31% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini termasuk stabil dan masih sesuai target pemerintah. Namun, ada perhatian khusus terhadap kenaikan harga komoditas pangan penting seperti beras, cabai merah, dan bawang putih.
Berdasarkan data dari Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu ke-4 Agustus 2025, beberapa wilayah mengalami kenaikan harga, terutama untuk beras medium dan beras premium. Sebaliknya, harga cabai rawit dan telur ayam ras justru mengalami penurunan di tingkat produsen.
Selain dari BPS, ada laporan dari beberapa kementerian dan lembaga terkait. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga beras premium di beberapa zona wilayah masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), mencapai 22,89%. Sementara itu, program Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digalakkan sebagai upaya menstabilkan harga.
Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyebutkan bahwa produksi beras dari Januari hingga September 2025 mencapai 28,22 juta ton. Surplus beras sebesar 5,01 juta ton ini merupakan modal penting untuk menjaga ketersediaan dan harga beras agar tetap terjangkau di seluruh Indonesia.
Selain itu, BULOG memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) per 1 September 2025 mencapai 3,93 juta ton. Cadangan ini cukup untuk mendukung program bantuan pangan beras dan SPHP hingga akhir tahun.
Rakor ini menegaskan bahwa stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi harus tetap menjadi prioritas, terutama dengan adanya tekanan harga dari komoditas pangan strategis. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah, termasuk pengendalian harga dan peningkatan produksi, agar rakyat tetap mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.
inflasi pertumbuhan ekonomi Magetan harga pangan stabilitas harga