Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Zaanse Schans di Belanda Kenakan Biaya Masuk untuk Batas Pengunjung

Desa bersejarah Zaanse Schans di Belanda akan mulai mengenakan biaya masuk sebesar €17,50 atau sekitar Rp 290.000 kepada setiap pengunjung dari luar daerah. Langkah ini diambil karena jumlah wisatawan yang datang ke desa tersebut sangat banyak, mencapai 2,6 juta orang tahun lalu, padahal jumlah penduduknya hanya sekitar 100 orang. Bupati setempat mengatakan bahwa terlalu banyak wisatawan dapat mengganggu kehidupan warga dan merusak keindahan desa.

Zaanse Schans terkenal karena kincir angin dan bangunan tradisional Belanda yang sangat menarik bagi wisatawan. Sebelumnya, desa ini selalu gratis untuk dikunjungi, namun kini mereka memutuskan untuk menerapkan biaya masuk agar pengunjung yang datang benar-benar tertarik dan menjaga keseimbangan antara wisata dan kehidupan warga.

Biaya masuk ini akan mulai berlaku pada musim semi mendatang. Pengunjung dari luar daerah akan mendapatkan pengalaman melihat berbagai kincir angin klasik, rumah-rumah tradisional, dan museum yang ada di desa ini. Dengan adanya biaya ini, diharapkan jumlah pengunjung akan lebih terkendali dan desa tetap bisa menjaga keasliannya.

Pihak desa juga menyampaikan bahwa uang yang diperoleh dari biaya masuk akan digunakan untuk memelihara dan melestarikan desa serta fasilitas wisata yang ada. Jadi, pengunjung yang membayar tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata yang unik, tetapi juga membantu pelestarian warisan budaya Belanda.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, mereka dianjurkan untuk memeriksa informasi terbaru dan menyiapkan uang sebelum berangkat. Langkah ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi warga setempat dan memastikan desa tetap indah dan lestari untuk generasi mendatang.

library_books Bbcnews